Penerbangan hilang dengan 22 penumpang ditemukan di distrik Mustang Nepal

Sebuah pesawat berusia 43 tahun yang dioperasikan oleh sebuah maskapai penerbangan swasta di Nepal yang hilang pada hari Minggu dengan 22 orang di dalamnya ditemukan di Kowang di Mustang.

“Menurut informasi yang diberikan oleh penduduk setempat kepada Angkatan Darat Nepal, pesawat Tara Air jatuh di muara sungai Lamche di bawah tanah longsor Manapathi Himal. Tentara Nepal bergerak menuju lokasi dari jalur darat dan udara,” kata juru bicara Angkatan Darat Nepal Narayan Silwal seperti dikutip oleh kantor berita ANI.

Pesawat Twin Otter 9N-AET milik Tara Air Nepal lepas landas pada pukul 09:55 dari Pokhara, dan hilang kontak pada pukul 10:07, menurut juru bicara maskapai.

Bagaimana lokasi pesawat itu?

Sebuah helikopter Angkatan Darat Nepal yang membawa 10 tentara dan dua pegawai otoritas penerbangan sipil mendarat di tepi sungai dekat Biara Narshang, kemungkinan lokasi kecelakaan, menurut surat kabar My Republica.

“Sebuah helikopter Angkatan Darat Nepal telah mendarat di tepi sungai dekat Narshang Gumba,” kata Prem Nath Thakur, manajer umum Bandara Internasional Tribhuvan seperti dikutip oleh surat kabar tersebut.

Menariknya, pesawat itu ditemukan setelah Nepal Telecom melacak ponsel Kapten Prabhakar Ghimire pesawat melalui jaringan Global Positioning System (GPS).

“Ponsel Kapten Ghimire dari pesawat yang hilang telah berdering dan helikopter Angkatan Darat Nepal telah mendarat di daerah yang mungkin mengalami kecelakaan setelah melacak telepon kapten dari Nepal Telecom,” kata Thakur.

“Kami juga telah mengirim personel Angkatan Darat Nepal dan Polisi Nepal untuk melakukan pencarian,” tambahnya.

Siapa yang ikut?

Maskapai ini mengeluarkan daftar penumpang, empat di antaranya diidentifikasi sebagai orang India, selain dua orang Jerman dan 13 penumpang Nepal serta tiga awak Nepal.

“Penerbangan Tara Air 9NAET yang lepas landas dari Pokhara pada pukul 09.55 hari ini dengan 22 orang di dalamnya, termasuk 4 orang India, hilang. Operasi pencarian dan penyelamatan sedang berlangsung. Kedutaan telah menghubungi keluarga mereka. Nomor hotline darurat kami: +977 -9851107021,” cuit Kedutaan Besar India di Nepal.

Pesawat itu dijadwalkan mendarat di Bandara Jomsom di wilayah pegunungan Barat pada pukul 10:15.

Pesawat kehilangan kontak dengan menara dari langit di atas Ghorepani pada rute udara Pokhara-Jomsom, kata sumber penerbangan.

Menurut pengontrol lalu lintas udara di Bandara Jomsom, mereka memiliki laporan yang belum dikonfirmasi tentang suara keras di Ghasa of Jomsom.

Kondisi cuaca di rute Pokhara-Jomsom saat ini berawan dengan curah hujan, yang mempengaruhi operasi pencarian, menurut sumber maskapai.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Bal Krishna Khand telah mengarahkan pihak berwenang untuk mengintensifkan operasi pencarian pesawat yang hilang.

Pesawat terakhir dilacak saat berbelok menuju Puncak Dhaulagiri, kata para pejabat.

Tinggalkan komentar